by

DITEMUKAN DUA MAYAT DI KOTA TANGERANG

mayat

TANGERANG detikperitiwa.com-Dalam Waktu satu hari, Rabu (30/11), di wilayah hukum Polres Metro Tangerang ditemukan dua mayat dalam kondisi mengenaskan.

Pertama kali, mayat tersebut ditemukan warga dengan kondisi membusuk di dalam rumahnya di perumahan Taman Cibodas, Blok C/4, Kecamatan Jati uwung, Kota Tangerang,  Banten.

Penemuan terhadap mayat yeni,65 itu, diawali dengan rasa curiga warga yang mencium bau bisuk dari dalam runah korban. Begitu dibuka paksa, ternyata nenek yang tinggal bersama anaknya, Hendry Wijaya sudah membujur kaku dengan disemuti kain.

“Tiga hari ini korban memang tidak pernah keliatan. Makanya kami merasa curiga ketika memcium bau busuk dari dalam rumahnya yang terkunci” kata Leni, 45, tetangga korban.

Sedangkan anaknya, Henry Wijaya yang mengalami kekurangan mental juga tudak terlihat. “Biasanya di dalam rumah itu korban dan anaknya sering ribut. Tapi belakangan kok sepi. Karena itu warga merasa curiga dan langsung mendobrak rumah tersebut,” kata dia.

Ketika warga nenemukan nenek itu sudah nenjadi mayat, Hendry tidak keliatan batang hidungnya, sehingga warga curiga nenek tersebut meninggal karena dibunuh.

Sementara itu di wilayah Pasar Lama, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang,  warga juga digegerkan dengan penemuan sesosok seorang kakek. Menurut Ketua RT. 04/06 Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, Sahrul, penemuan mayat atas nama Muhammad,60, berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumahnya.

Begitu dicek dan korban sudah menjadi mayat, kata dia, warga melaporkannya ke pihak Polrestro Tangerang yang langsung mengevakuasinya untuk di visum ke RSUD Tangerang.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, Ajun Komisaris Besar, Wiji lestanto mengatakan kasus itu masih dalam penyelidikan. ” Untuk mengetahui kasus itu pembunuhan atau tidak, kami masih menunggu visum,’ kata dia. (CAK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed