by

PUPERA DAN BPKP DUKUNG PROGRAM TANGERANG BERBENAH

kementerian-pu-655x330

JAKARTA, detikperistiwa.comKementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPERA) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyambut baik usaha Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam upaya memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat sebagaimana yang tertera dengan program Tangerang berbenah.

Hal itu terungkap, ketika Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah berkunjung ke Kantor Kementrian PUPERA dan Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Banten di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPERA, Sri Hartoyo dihadapan Wali Kota Tangerang beserta rombongan, pihaknya menyambut baik niatan pemkot Tangerang yang akan melibatkan lembaga keswadayaan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Sebab, kata dia, selain pembangunan tersebut bersufat padat karya, juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk aktif dalam melaksanakan pembangunan di daerah tersebut.

“Ini pola yang memang juga kami kembangkan, karena selama ini kami terkait pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat juga telah melibatkan masyarakat secara langsung, contohnya program KOTAKU, ini dimaksudkan biar masyarakat juga punya rasa memiliki terhadap proyek pembangunan yang ada di lingkungannya,” kata  Sri Hartoyo.

Senada pula dengan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, Arief Tri Hardiyanto, yang juga mengapresiasi usaha pemkot Tangerang untuk melibatkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Ini akan sangat membantu proses pemberdayaan masyarakat di Kota Tangerang,” kata dia.

Menyikapi hal itu Wali Kota Tangerang, yang didampingi oleh  Sekretaris Daerah, Dadi Budaeri,  Asda II Tabrani, Kepala Dinas Cipta Karya Dafiyar Eliadi dan Inspektur Kota Tangerang Meta Anggareni, mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat memerlukan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak.

“Untuk menata kawasan kumuh, tentu dibutuhkan kolaborasi serta dukungan dari semua pihak. Dalam hal ini, program yang ada di Pemerintah Pusat dan daerah harus senantiasa seiring sejalan dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” terang Wali Kota.

Adapun penataan kawasan kumuh yang telah dilakukan Pemkot Tangerang di tahun 2015, kata Walikota, antara kain  perbaikan rumah tidak layak huni, Pembangunan jalan setapak dan saluran drainase, hunian sehat dan air bersih.

Selain itu juga Program Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (PRSS) atau Bedah Rumah telah dilakukan sebanyak 1107 unit. Pembangunan jamban sehat bagi 1.692 warga. Pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 10.400 titik, yang tersebar di 13 kecamatan.

Sedangkan pada tahun 2016, PRSS sebanyak 2.130 unit. Pembangunan drainase sepanjang 99.909 m2. Pembangunan jalan lingkungan seluas 127.088m2. Pembangunan 2000 unit jamban dan 38 sumur. Pembangunan PJU lingkungan sebanyak 15.600 titik.
Pembangunan 39 unit rumah sederhana (bantuan Provinsi Banten). Pembangunan sarana dan prasarana air bersih atau air minum jaringan perpipaan 2400 sambungan rumah. (Adv)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed