by

KOTA SOREANG HARUS MAJU BUKAN SEMAKIN TERTINGGAL

sorea

SOREANG detikperistiwa.com-Kota Soreang merupakan salah satu titik sentral transportasi di Bandung Selatan. Terletak 18 km di sebelah selatan Kota Bandung. Seiring dengan perkembangan zaman Soreang mulai berbenah diri.

Meski perkembangannya dirasa sangat lambat dibanding kota/kabupaten lain di Jawa Barat, perlahan-lahan Soreang mulai berubah.

Pembuatan ruas-ruas jalan baru, penataan PKL, pembangunan rumah sakit yang representatif, sarana olah raga yang memadai dan fasilitas-fasilitas umum terus dibangun untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat Soreang dan sekitarnya.

Namun dibalik hingar-bingar tersebut 29 tahun Kota Soreang menjadi ibukota Kabupaten Bandung, kota yang diharapkan belumlah memuaskan apalagi mensejahterakan masyarakat soreang.

“Soreang harus berubah, soreang harus segera berbenah sebagai pusat konveksi di wilayah bandung raya soreang sudah saatnya berpisah dengan Kabupaten Induknya,” ungkap Rizki Akbar di kantor PWI Kabupaten Tangerang Kamis (1/12).

Tambahnya, walaupun dirinya saat ini sedang berada di luar kota bukan berarti perhatian terhadap tanah kelahirannya memudar.

“Selama ini dengan wilayah kabupaten Bandung yang sangat luas menyulitkan Pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terutama dalam hal mensejahterahkan rakyat, ” kata Rizki.

Rizki melanjutkan, untuk bisa mensejahterahkan masyarakat soreang diperlukan keberanian dari berbagai pihak terutama dari para tokoh untuk melakukan otonomi daerah sehingga tercapai apa yang diharapkan masyarakat.

Menurut Rizki, dalam otonomi daerah tersebut nanti yang ikut Kota Soreang itu  Kecamatan Katapang, Kutawaringin, Cimaung, Ciwidey, Rancabali dan Pasir Jambu.

Menurut orang yang biasa di sapa abah ini mengungkapakan dengan potensi wisata yang berkembang di Bansel sudah seharusnya bisa membuat masyarakat sejahtera bukan semakin tertinggal.

“Selama ini kan masyarakat Soreang tertinggal dari wilayah lain di jawa barat seperti garut, Cianjur dan yang terbaru dari Pangandaran, padahal Soreang dengan segala potensinya seperti konveksi, Industri, pertanian, wisata memiliki potensi untuk berkembang,” ungkapnya.

Rizki mencontohkan, Kecamatan Katapang memiliki potensi untuk terus berkembang sebagai wilayah penyangga terpenting bagi Soreang sebagai ibukota Kabupaten Bandung, dan merupakan garda terdepan dalam hal pembangunan industri di kawasan Soreang dan sekitarnya, mengingat Katapang merupakan salah satu kawasan berikat industri di Bandung Selatan.

“Untuk wisata kita memiliki Ciwidey yang dikenal sebagai daerah tujuan wisata, dan juga sebagai daerah penghasil produk-produk pertanian dan perkebunan. Salah satu tujuan wisata yang terdapat di Ciwidey adalah Kawah Putih,” tegasnya.

Lebih jauh Rizki menambahkan, Soreang juga dikenal sebagai wilayah sentra konveksi terbesar di Kabupaten Bandung. Tersebar di banyak tempat, di antaranya daerah Sadu dan Cebek. Melihat potensi tersebut setidaknya akan membuka banyak lapangan pekerjaan baru khususnya bagi warga sekitar.

“Bangkitlah pemuda Soreang, mari bersatu rapatkan barisan untuk Soreang tercinta, segera lakukan otonomi daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, ” tegasnya. (OK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed