Diduga Gadis Di Bawah Umur Disetubuhi Lima Pelaku Secara Bergilir

MUARO JAMBI – Kasus pencabulan anak di bawah umur di wiilayah jambi kembali terjadi. Kali ini, peristiwa tidak terpuji tersebut menimpa seorang bocah perempuan dibawah umur di area komplek Bupati Muaro Jambi.

Bocah perempuan berinisial MDH (16) itu, menjadi sasaran nafsu bejat seorang laki-laki yang sudah berkeluarga yang berinisial RA (22).

Dari informasi yang dihimpun, asal kejadian ini bermula, Sabtu (27/10/2018) sekitar pukul 18:30 Wib, pelapor beserta saksi keluar rumah menuju perkantoran Muaro Jambi.

Saat di perjalanan, motor yang dikendarai pelapor dan saksi terjatuh. Kemudian, korban dibantu tersangka. Selanjutnya pelapor dan saksi, dibawa oleh pelaku ke kantin untuk diobati.

Setelah diobati, pelapor merasa pusing dan selanjutnya dibonceng oleh pelaku mengelilingi sekitaran Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setibanya di depan rumah kosong, tersangka langsung mematikan mesin motor dan menggendong paksa pelapor ke dalam rumah kosong.

Di rumah kosong tersebutlah, si pelaku melancarkan aksi bejatnya. Pelapor disetubuhi secara bergilir oleh 5 orang.

Atas kejadian tersebut, pelapor langsung menghubungi pihak Polda Jambi.

“Hal ini tertangkap baru 1 orang, sisanya masih dalam daftar pencarian orang (DPO), tersangka akan dikenakan pasal 81 dan 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” ujar AKBP Syarif Rahman, Wadir Reskrimum Polda Jambi, Kamis (8/11/2018).

Atas kasus tersebut tersangka akan dikenai hukuman penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 15 tahun penjara.

“Adapun barang bukti yang kita temukan satu helai celana jeans warna hitam, satu helai baju warna merah, satu buah celana dalam, satu buah bra, dan satu buah akte kelahiran,” pungkasnya.

Pihak kepolisian sangat menyayangkan perlakuan tersebut karna terhitung korban masih sangat belia, Untuk keadaan terkini korban skrg masih mengalami trauma dan takut.

 (dinamika j/rjp*)

No Response

Leave a reply "Diduga Gadis Di Bawah Umur Disetubuhi Lima Pelaku Secara Bergilir"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.