by

EROSI DUA RUMAH TERANCAM AMBLAS

beureueh-kecamatan-mutiara-pidie_20151204_143725

PIDIE, detikperistiwa.com–Erosi daerah aliran sungai (DAS) Pakie Gampong Pucuk, Kecamatan Geumpang, Pidie kian mengganas. Akibatnya ada dua rumah penduduk cuma tarpaut semeter lagi dari bibir sungai.

Keuchik Pucuk, Tgk Khaidir mengharapkan adanya perhatian pemerintah membantu membuat bronjong di tebing sungai. Karena gerusan tebing kian hari makin parah.

Parahnya erosi ini ditambah lagi intensitas curah hujan cukup tinggi di pegunungan ini. “Sehingga gerusan pinggiran tebing terus merayap hingga mengakibatkan bongkahan tanah terkikis,” katanya.

Keuchik mengatakan, pihaknya butuh bantuan pemasangan bronjong sekira sepanjang 200 meter untuk menghindari erosi tidak melebar. “Kami sangat mengharapkan bantuan dinas pengairan membantu bronjong untuk menyelamatkan daerah ini,” pinta Keuchik Pucuk, Khaidir.

Khaidir mengatakan, ada dua rumah sudah sangat dekat dengan bibir sungai sekira semeter lagi. Rumah itu milik A Latif (65) dan Danil (35). kedua pemilik rumah dan keluarganya sudah was-was manakala hujan terjadi longsor.

“Tiap hujan deras mereka (penghuni rumah) mengungsi ke rumah keluarga di tempat lain. Karena takut terjadi longsor,” kata Keuchik.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pidie, Zulkifli mengatakan, pihaknya belum menerima laporan tersebut.

Sebut Kadis SDA, ia akan menugaskan timnya berada di sana membawahi wilayah Tangse, Geumpang untuk mengecek ke lokasi.

“Kita akan cek dulu karena laporan kita terima kadang tidak separah seperti kenyataan di lapangan. Kita lihat dulu barulah diputuskan bagaimana penanganannya nanti,” demikian Kepala SDA Pidie, Zulkifli.(aya/sic/MA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed