by

SELAPAS UN PELAJAR DIKAWAL POLISI

un

TANGERANG detikperistiwa.com Puluhan anggota Polres Metro Tangerang, baik yang berpakaian seragam maupun preman  diakhir Ujian Nasional (UN) SMA, Kamis (07/04/2016) terpaksa mengawal sejumlah pelajar yang corat-coret seragam sekolah.

Pasalnya, meskipun hasil UN itu baru akan diumumkan satu bulan kemudian, mereka menumpahkan rasa kegembiraannya hingga ke jalan-jalan. Seperti yang terlihat di Jalan Jendral Sudirman Kota Tangerang.

Para pelajar yang mengenakan seragam putih abu-abu dan  penuh dengan corat-coret cat bewarna-warni itu menyetop bus antar kota antar provinsi (Akap)  yang melintas di jembatan Cikokol. Setelah bus tersebut berhenti, mereka langsung menyerbu dan naik hingga ke atas bus.

Melihat aksi pelajar yang sangat membahayakan, baik bagi keselamatannya sendiri maupun orang lain, petugas kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota lansung melakukan pengejaran hingga di depan Mal Tangerang City.

Disitu petugas  langsung meyetop bus AKAB  dan meminta  kepada para pelajar  agar turun dari bus. Namun demikian, pelajar itu tidak lansung pulang ke rumahnya masing-masing, melainkan pindak ke kendaraan (truk) lain yang ada di sekitar lokasi.

Akibatnya aksi corat-coret dan pelampiasan kebahagiaan pelajar yang baru berakhir mengikuti UN dikawal ketat oleh petugas. “Kita hanya ingin merayakan kebahagian selepas UN,” kata salah seorang pelajar yang ada diatas truk itu.

Adapun diantara pelajar yang corat-coret seragam sekolah selepas UN terakhir di Kota Tangerang adalah, pelajar SMK Panca Karya, Cikokol, Kota Tangerang. (CAK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed