by

LAHAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN, TINGGAL SISA BANGUNAN.

IMG_7165

PALUTA detikperistiwa.com Semasa Gubernur Sumatera Utara H.Kaharuddin Nasution telah mencanangkan lahan Pengembangan Peternakan yang diserahkan Dewan Halongonan dengan uang Pago-Pago sebagai ganti rugi oleh pemerintah Kab. Tapanuli Selatan yang sekarang Kab Padang Lawas Utara sekitar tahun 1983 yang lalu tinggal sisa bangunan.

Namun kondisi sekarang, lahan pengembangan peternakan tersebut dengan luas kurang lebih 2000 Ha dijadikan kebun Kelapa Sawit dan Kebun Karet/Rambung .

Diatas lahan tersebut sebagai saksi yang tak bisa terpungkirin lagi yaitu sekitar  25 unit bangunan dan satu unit bangunan kandang ternak tinggal satu unit lagi yang utuh berdiri yang di jaga setia oleh pekerja peternakan itu yaitu Sarif didampingi dengan setia oleh Asmina.

Selain saksi bisu itu, juga berdasarkan yang dapat himpun detikperistiwa.com surat nomor:524.3/1530/2004 perihal: Keberadaan lahan peternakan proyek Ex ADB, diinformasikan bahwa lahan proyek tersebut Ex ADB seluas kurang lebih 2.000 Ha telah dibayar pago-pago oleh pemerintah pusat c/q pemimpin proyek melalui pemerintah Kab Tapanuli Selatan tanggal 12 Agustus 1983 tertanda Drs. Rahudman, MM.

Sarif kelahiran tahun 1948 itu sekitar tahun 1986 yang lalu datang dari Siantar yang di tunjuk oleh saat itu Kepala Dinas Peternakan juga sebagai pemimpin proyek yaitu Drh. Zulkarnaen Hutasuhut sebagai pekerja mengakui kepada detikperistiwa.com bahwa itu lahan yang diatasnya sekarang Sawit dan Rambung adalah lahan pengembangan Peternakan.

Seingat Sarif dan istrinya Asmina bahwa lahan tersebut batasnya berupa sungai itulah sungai Aek Jakkang dan Aek Langkimat seluas kurang 8,5 Ha lagi dari 2000 Ha.dan bangunan yang sisa itulah yang saat ini kami tempatin.

Informasi selanjutnya yang dapat dipercaya,bahwa lahan itu keseluruhan sekitar 4000 Ha secara bersamaan diserahkan 2000 Ha lahan Pengembangan Peternakan dan  2000 Ha lahan Reboisasi. (Mauliddar. S).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed