Kenak Demo, Bupati Danny Terkesan Ancamam Masa Aksi

HALMAHERA BARAT- Puluhan masa aksi yang tergabung Komunitas Pedagang Kaki Lima Bersama Kualisi Masyarakat Jailolo, Rabu, (21/11/2018)  menggelar unjuk rasa di Depan Kantor Bupati Halmahera Barat.

Masa yang datang sekitar 80 orang dengan menggunakan Satu unit Mobil Pick-Up di lengakapi denga sound Sistem menuntut Bupati Halmahera Barat Danny Missy agar segera menghentikan pembangunan pasar Higenis di Area terminal Jailolo

“Terminal dan pasar merupakan satu mata rantai  yang tidak bisa di lepaskan atau dipisahkan. Pasar akan dapat melengkapi kebutuhan masyarakat Kecamatan Jailolo,” kata mereka

Khususnya dan Halmahera Barat pada umumnya dan terminal akan dapat memfasilitasi pengunjung pasar yang melakukan kegiatan jual beli di Pasar Jailolo dan menggunakan terminal sebagai tempat peralihan dan pemberhentian kendaraan umum.

“Namun sungguh sangat mengejutkan, area Terminal Jailolo justru di bangun Pasar,” teriak Korlap Udin bakar sangat menyampaikan Orasi.

Dikatakan Udin, pembangunan pasar di area  Terminal Jailolo melahirkan reaksi negatif dari pedagang pasar Jailolo.

“Terminal yang dijanjikan akan di fungsikan ternyata puing -puing Kios yang terbakar masi berserakan semua di sana,” imbuhnya.

” Calo-calo pasar yang di janjikan pemerintah akan membasmi dalam waktu singkat justru malah melahirkan calo-calo baru oleh pemerintah daerah untuk mengelabuhi protes para pedagang,” katanya.

Selain itu, Udin,  juga menegaskan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat untuk menghentikan pembangunan pasar yang di bangun di atas area Jailolo dan memfungsikan kembali terminal Jailolo tanpa terkecuali.

” Kami meminta kepada Bupati Danny Missy Untuk mencopot kadis perhubungan dan kadis Disperindagkop, karena tidak dalam mengemban amanah sebagai kepala dinas di lingkup pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat,”  tuturnya.

Lanjutnya, mereka juga meminta kepada Bupati agar segera mengevaluasi kinerja Sekertaris Daerah Syahril Abdul Rajak, karena dinilai dalam menjalankan Roda Pemerintahan.

“Jika poin-poin tidak di indahkan oleh Pemkab Halbar, maka mereka bersikap tegas untuk merobohkan pasar Jailolo setelah sekembalinya dari aksi yang dilakukan pada hari ini, ”  tuturnya

Sementara Fahmi Albar mengatakan dirinya menolak keras dengan Pembangunan Pasar Higenis yang di bangun di Area terminal Jailolo.

” Pembangunan yang di bangun hari ini kita telah bersepakat dengan Pemda di satu Minggu kemarin bahwa pemda akan melakukan pemberhentian Pembangunan pasar sampai kita Hering dengan DPRD tetapi nyatanya, sejauh ini Pemda Masi membiarkan Pembangunan pasar Masi Terus Berjalan artinya, Pemda telah lalai dengan komitmen kita,” urainya.

Sementara itu, Bupati Danny Saat menerima Hering bersama masa aksi sempat melakukan adumulut bersama Salah satu  masa Aksi yang diketahui bernama Komen.

“Pelaku pasar ikut saya ke ruangan bukan pelaku pasar di luar,”  sebut Danny saat mau menerima Hering terbuka bersama masa aksi.

Selain itu Danny juga menanyakan kepada  masa aksi ” Ngana Pelaku pasar ? Kalau bukan pelaku pasar saya suruh Polisi tangkap,” sebut Danny kepada salah satu masa aksi dengan tunjuk-tunjuk.

(anto)

No Response

Leave a reply "Kenak Demo, Bupati Danny Terkesan Ancamam Masa Aksi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.