by

PLN RAYON SIBUHUAN LAKUKAN PEMADAMAN

?????????????

PALAS detikperiatiwa.com-Mmanajemen PT. PLN Rayon Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas (Palas) kembali melakukan pemadaman arus listrik di 8 wilayah kecamatan se-Palas, meliputi Kecamatan Huristak, Barumun Tengah, Aeknabara Barumun, Sihapas Barumun, Lubuk Barumun, Batang Lubu Sutam, Hutaraja Tinggi dab Kecamatan Sosa pada hari  Sabtu (10/12).

Pemadaman arus listrik di wilayah 8 kecamatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 wib. Hal ini berdasarkan surat dari manajer PT. PLN Rayon Sibuhuan, Abdul Rahman Tambunan, bernomor : 0053/DIS.00.03/SBH/2016, tertanggal 7 desember 2016, perihal pemberitahuan izin pemadaman.

“Sebenarnya kita merasa berat juga malakukan pemadaman, karena kami akui sudah sering terjadi pemadaman listrik PLN di wilayah Rayon Sibuhuan. Tapi, guna menjamin kehandalan listrik PLN pada saat perayaan natal dan tahun baru, makanya kita lakukan pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik kita di sini,” sebut Tambunan, kepada wartawan, Jumat (9/12).

“Pemadaman ini dilakukan, sehubungan dengan adanya pekerjaan pemeliharaan rutin hantaran udara tegangan menengah (HUTM), dalam hal ini pekerjaan perintisan pembersihan jaringan dari pohon di jalur penyulang GT02 dan GT04,” sebutnya.

Hal ini, lanjutnya, guna meminimalisir gangguan untuk kehandalan sistem dan jaringan kelistrikan Rayon Sibuhuan. Mulai pangkal penyulang di Portibi-Gunung Tua, sampai dengan Sibuhuan dan di jalur main feeder GT04, mulai Kota Sibuhuan hingga ke Pasar Ujung Batu.

Selama proses pengerjaan pemeliharaan tersebut, tambahnya, penyulang GT02 dan GT04 dilepas di pangkal Gunung Tua. “Atas ketidak nyamanan para pelanggan listrik PLN di Rayon se-Kabupaten Palas karena pemadaman ini, kami atas nama manajemen memohon maaf. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kehandalan sistem dan mutu kelistrikan di daerah kita,” pungkasnya. (Maulana Syafii)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed