by

DIPERKOSA GARA-GARA KE LUAR KAMAR MANDI PAKAI HANDUK

generated_thumbnail

BANGKA detikperistiwa.com- Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menangkap Sulfian (29), tersangka pembunuh Ferawati Fajar (19), korban yang ditemukan tak bernyawa di semak-semak Jalan Banteng, Kelurahan Rahandaona, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (5/12).

Pelaku ditangkap polisi di Pelabuhan Leato Gorontalo, Jumat (9/12), tempat keluarganya bekerja.

Kasubdit Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Kompol dr Mauluddin yang ikut langsung dalam penyergapan ini mengatakan, usai menghabisi korban, tersangka kemudian melarikan diri ke Gorontalo dengan menggunakan sepeda motor.

“Kita amankan pelaku pada pukul 13.00 Wita di Pelabuhan Leato, Kelurahan Leato Utara, Kota Gorontalo. Besok pagi baru tiba di Kendari,” tutur Mauliddin via telepon selulernya, Jumat (9/12).

Menurut dia, keluarga tempatnya tinggal tidak mengetahui bahwa tersangka menjadi buronan karena terlibat kasus pembunuhan. Tersangka sendiri telah menikah dan istrinya berdomisili di Kabupaten Konawe Selatan.

“Jadi pelaku kabur dengan motornya lewat Konawe Utara menuju Kabupaten Morowali kemudian lewat Parigi Motong dan terakhir di Gorontalo sama keluarganya,” katanya.

Berdasarkan keterangan sementara, motif tersangka tega membunuh korban yang tak lain sepupunya itu akibat pengaruh minuman keras.

“Sekitar jam 3 sorenya, pelaku mengaku terangsang melihat korban yang hanya pakai handuk keluar dari kamar mandi. Lalu pelaku memaksa korban untuk berhubungan intim, korban sempat melakukan perlawanan dengan menggigit tangan pelaku,” tambah Mauluddin.

Karena korban melawan, pelaku memukul wajah korban kemudian mencekiknya. Setelah korban tidak berdaya, ia pun melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban.

“Sambil menunggu gelap, Sulfian memasukkan tubuh korban ke dalam drum penampung air di belakang rumah yang ditumpanginya. Lalu sekitar pukul 19.00 Wita malam, ia menggendong sendiri tubuh Fera kemudian membuangnya ke semak-semak pinggir sungai lokasi temuan mayat korban,” terangnya. (bp/gs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed