by

DIDUGA MENDERITA ASAM LAMBUNG, WARGA INHU DITEMUKAN TEWAS DI BAWAH POKOK KELAPA SAWIT

INDRAGIRI HULU- Peristiwa penemuan mayat seorang warga di samping rumahnya di bawah pohon pisang tepatnya di Simpang Citra Dusun Sungai Ubo, Desa Pauh Ranap Kecamatan Pranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu- (29/12/2018) sekitar pukul 16.30 Wib.

Mayat tersebut merupakan Ramlon Sitohang (41) Simpang Citra Dusun Sei Ubo Desa Pauh Ranap Kecamatan Pranap Kabupaten Inhu.

Untuk itu, Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SH, S Ik ketika dikonfirmasi melalui Ps Paur Humas Polres Inhu Bripka Misran, Minggu- ,(30/12/2018) membenarkan adanya penemuan mayat di wilayah Hukum Polsek Peranap, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 16.30 Wib

“Saksi 1 Lestama Br Situmorang bermaksud mau mengambil papan cuci pakaian dari samping rumah korban, yang di letakanya di bawah pohon Kelapa Sawit, ” sebut Misran.

Sesampainya Saksi di dekat rumah korban dan Saksi melihat korban sudah dalam keadaan tertelungkup di atas tanah di bawah pohon pisang tepatnya di samping kiri rumah korban.

“Melihat korban tersebut kemudian Saksi I memanggil dan memberitahukan kejadian tersebut kepada Masyarakat yang berada di sekitaran rumah korban,” tuturnya.

Kemudian masyarakatpun berdatangan ketempat kejadian, untuk melihat korban. Lalu kemudian masyarakat menginformasikan kejadian tersebut ke polsek peranap.

Mendapat laporan tersebut Kapolsek Peranap IPTU Sutarja Kanit Reskrim Polsek Peranap AIPTU T. Simanjutak beserta 4 orang anggota Polsek Peranap langsung mendatangi TKP.

Kemudian dilakukan Olah TKP, dan kemudian korban di bawah ke Puskesmas Peranap untuk dilakukan Visum

“Dari hasil Visum tersebut pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda Kekerasan. Sementara di dapat informasi dari keluarga korban bahwa korban ada menderita penyakit Asam Lambung,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Istri korban pada saat kejadian Leni Rosmaidar Br Sitinjak (44) sedang berada dikampungnya Pematang Siantar, Sumut yang berangkat, (28/12/2018) sekitar pukul 13.00 Wib dan korban berada sendirian di rumah.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kematian korban dan tidak bersedia dilakukan otopsi,” ujarnya.

“Bersama korban ditemukan Barang Bukti (BB) berupa 1 bilah parang panjang yang baru di asah, 1 buah batu asah 1 buah Topi warna biru Merk LEA, 1 unit Hand phone Merek Nokia warna Hijau kombinasi orange milik korban dan Sandal warna coklat,” tutupnya

(Yohanes Tel)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed