by

SEMPROTAN ASPAL JALINNAS DI BANDA ACEH MEMAKAN KORBAN

jalinnas

ACEH TIMUR, detikperistiwa.com-Pekerjaan pelebaran Jalan Lintas Nasional (Jalinas)  Batas Aceh Utara -Aceh Timur-Provinsi Nangroe Aceh  Darussalam (NAD) di Kecamatan Madat banyak memakan korban akibat jalan yang sedang diprint aspal dari pihak rekanan, sehingga banyak  masyarakat  yang jadi korban saat melintasi jalan itu

Rina (25) Pengguna Jalan yang sedang melintasi jalan tersebut di saat diwawancarai wartawan detikperistiwa.com  Kamis (15/12) mengatakan bahwa  saat melintasi jalan itu dia bersama kawanya terkenak Semprotan Aspal yang sedang di lakukan  print pihak rekanan.

Akibat kejadian itu, dirinya bersama Intan kawannya harus memilih pulang kerumah di akibatkan bajunya kotor terkenak Siraman Aspal

” Saya bersama Kawan saya bernama intan rencananya mau pergi Ke Pantonlabu untuk belanja barang dapur, tapi pas tiba di lokasi pekerjaan  itu saya bersama kawan saya terkenak Semprotan air aspal, diakibatkan para pekerja tidak berhati – hati dalam melakukan pekerjaanya,” ujarnya Rina

Sambungnya, selain itu ada warga lain juga yang kenak Semprotan itu akan melakukan perjalan ke Lhokseumawe mau melihat keponakannya di salah satu rumah sakit di lhokseunawe.

Tapi harus bagai mana, walaupun terkenak Semprotan Aspal itu, terpaksa mereka harus melanjutkan perjalan ke Lhokseumawe walaupun baju dan jelbab nya kotor.

Lain hal nya dengan Fatimah guru di salah satu sekolah di Lhok Nibong, saat pulang dari sekolah, persis di depan Sawah Matang Pudeng berbatasan dengan Paya Demam juga terkenak Semprotan Aspal gratis dari pekerjaan jalan Medan -Banda Aceh bertepatan di Kabupaten Aceh Timur.

” Saya baru pulang dari sekolah, pas di Sawah Blang Pudeng, saya terkenak semprotan gratis dari pihak rekanan yang sedang menngeprint jalan itu dan terpaksa baju dinas saya harus saya buang di karnakan baju tersebut tidak mungkin di gunakan lagi,” ungkap Fatimah dengan Nada Kesal

Nampak Semprotan itu juga terkenak Wartawan media yang sedang melintasi jalan tersebut, dan baju dinas yang di gunakan oleh Insan Pers itu juga kotor dibagian depan baju nya.

Menurut Amatan Wartawan di lokasi pekerjaan jalan tersebut, memang pihak pekerja dinilai tidak berhati-hati dalam melakukan tugasnya, adapun pemenang paket pekerjaaan Pelebaran Jalan Batas Aceh Utara/ Aceh Timur (Panton Labu) – Idi Rayeuk dimenangkan  PT. Koeta Radja.

Kegiatan itu bersumber dari Anggaran APBN Tahun 2016 di bawah Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PU-PR), Direktorat jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional 1. Wartawan detikperistiwa.com sampai berita ini diturunkan belum mendapat komfirmasi resmi dari pihak rekanan dan pihak pekerjaan umum provinsi aceh. (H a MUTHALLIB /Khaini/Samsul).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed