by

BARU DI RESMIKAN TERMINAL 3 BANDARA SOEHAT KEMBALI AMBROL

terminal_3_20161215_183244

TANGERANG detikperistiwa.com––Meski belum genap satu tahun diresmikan, atap terminal 3 ultimate Bandara Soekarno Hatta (BSH) dalam kurun waktu tiga bulan terakir ini dua kali ambrol.

 

Kali ini, ambrolnya atap di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional tersebut, terjadi di area kedatangan, sehingga mengangetkan sejumlah pengguna jasa penerbangan. Menurut Senior Manager BSH, Suriawan Wakan, ambrolnya atap di Terminal 3 Ultimate BSh sekitar pukul 10.00 Wib, karena plafonnya lepas.

 

Namun Demikian, kata dia, peristiwa itu tidak berdampak ke seluruh jadwal operasional penerbangan. “Seluruh jadwal penerbangan normal,” kata dia dan pihaknya, lansung melokalisir lokasi runtuhnya atap tersebut serta menbersihkan sisa-sisa reruntuhan plafon agar tudak mengganggu pelayanan di terminal 3.

 

“Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jasa atas segala ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari jatuhnya plafon di Terminal 3. Selanjutnya kami akan segera memperbaiki kerusakan yang terjadi di area tersebut sambil melakukan investigasi dengan pihak konsorsium KSO,” kata Suriawan Wakan.

 

Lebih jauh Suriawan Wakan menjelaskan, sejak Terminal 3 Ultimate diresmikan beberapa bulan lalu, masih dalam kondisi pemeliharan  dari konsorsium Kawahapejaya Indonesia KSO (Wijaya Karya / Waskita Karya), sehingga kerusakan itu masih tanggung jawab mereka.

 

Menyikapi hal itu Project Manager Pengembangan Terminal 3 KSO Kawahapejaya (Wijaya Karya / Waskita Karya), Yulianto menjelaskan, bahwa penyebab  jatuhnya plafon di Terminal 3 Ultimate karenakan adanya pengerjaan pemeliharaan fasilitas ducting (Penyaluran pipa air) beberapa waktu lalu.

 

Dan sebelum atap itu ambrol, katanya, pihaknya, juga sedang melakukan perbaikan plafon, sehingga diperkirakan terjadi getaran yang menyebabkan plafon tersebut copot. ” kedepannya kami akan melakukan peningkatan proses quality control, sehingga kejadian seperti itu tidak terulabg lagi,” sebutnya.

 

Berdasarkan catatan yang ada, pertengahan September 2016 lalu peristiwa itu juga terjadi di ruangan Officer in Charge (OIC), Terminal 3 Ultimate Bandara Sookarno Hatta. Itu terjadi, karena adanya perluasan tempat pengaduan publik, sehingga saat pembatas ruangan  itu di bobok, plafonnya runtuh.

 

Meski dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun mengangetkan para pengguna jasa penerbangan. Mengingat jatuhnya plafon itu menimbulkan suara benturan yang sangat keras. (CAK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed