by

MASYARAKAT PASAMAN GEGERKAN ADA SPANDUK MISTERIUS

maraondag

PASAMAN, detikperistiwa.com-Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga di Kabupaten Pasaman, Senin (19/12) pagi, dibingungkan dengan keberadaan spanduk misterius terpajang di sejumlah ruas jalan daerah itu

Spanduk misterius berukuran sekitar 4×1 meter dengan latar warna putih itu memuat tulisan “Kami Warga Lubuk Sikaping Dengan Ini Menolak Saudara Drs. Marao‎ndak sebagai Pejabat di Lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Pasaman, Mohon Bapak Bupati dan Wakil Bupati Merealisasikan Permohonan Kami ini”.

Sejumlah spanduk penolakan tersebut tampak terpajang di pagar Kantor Bupati Pasaman, pagar Kantor RSUD Lubuk Sikaping depan Rumah Dinas Kapolres Pasaman, di Pagar Kantor Dinas PU Pasaman, depan kantor Kejaksaan Pasaman, depan Kantor POS dan di beberapa ruas jalan utama lainnya.

Informasi yang dihimpun, spanduk penolakan tersebut sudah terpasang sejak dini hari tadi. Saat ini, spanduk penolakan tersebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan ASN dan warga Lubuk Sikaping.

Tulisan yang ada di spanduk tersebut ditujukan pada Drs. Maraondak.

Ia merupakan pejabat yang mengikuti seleksi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon IIB di lingkungan Pemkab Pasaman, namun tulisan di spanduk memuat penolakan terhadap hal tersebut.

Maraondak saat dikonfirmasi wartawan menyebutkan, penolakan di spanduk tersebut tidak perlu dibesar-besarkan meskipun ia tidak mengetahui dalang di balik penolakan tersebut.

Menurutnya, penolakan itu hanya dilakukan oknum yang tidak senang pada dirinya saja. Meski begitu, ia juga mengaku tidak akan menempuh jalur hukum.

‎”Saya sebagai Aparatur Sipil Negera (ASN berhak untuk mengikuti seleksi ini yang terpenting adalah apakah mampu dia atau tidak, bukan masyarakat yang menentukan. Nah tunggu saja hasil Panitia Seleksi nantinya dan keputusan kepala daerah apakah seseorang tersebut mampu atau tidak,” terangnya

Drs. Marondak, pejabat eselon dua saat pemerintahan Yusuf Lubis pada periode 2005-2010. Namanya cukup terkenal dan melejit di Kabupaten Pasaman dan merupakan pejabat yang memiliki kedekatan dengan Bupati.

Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pekerjaan Umum ( PU ) dan Kepala Badan Pemberdayaan Pasaman setelah jabatan Yusuf Lubis – Hamdi Burhan berakhir dan Yusuf Lubis kembali maju 2010 tapi kalah, Marondak saat memilih pindah ke Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Propinsi Sumatera Utara dan ia Promosikan menjadi Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan.

Pada pilkada 2015 kemarin, Yusuf Lubis kembali terpilih menjadi Bupati Pasaman bersama Atos Pratama sebagai Wakil Bupati Pasaman. Dan pada 2016 , Drs. Marondak kembali pindah dan mengikuti tes Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama eselon II,b di Lingkungan kabupaten Pasaman. ( Icuk Rz).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed