by

PETANI PADI SAWAH MINTA PEMKAB TANGERANG BANTUAN PUPUK

asawa

TANGERANG derikperistiwa.com–-Petani padi sawah, di Kampung Cileles, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Udin (71), berharap supaya mereka  mendapat bantuan berupa pupuk, obat-obatan  dan lainnya, agar bisa menuai  panen yang maksimal.

“ Kami sama sekali tidak ada mendapat bantuan, baik itu benih, pupuk dan obat-obatan dari Pemkab Tangerang, sehingga hasil kami pun hanya apa adanya saja dari pada kita tidak makan,” sebut Udin, Kamis (22/12).

Menurut pengakuannya kalau dirinya memiliki lahan persawahan sekitar 1 hektar, kalau dirawat dengan maksimal itu bisa mendapat hasil 6 sampai 7 ton  per hektarnya. Tapi kini hanya bisa menghasilkan sekitar 2 sampai 3 ton per hektarnya.

“Namun kini kami bertani, ya semampu kita saja, makaya hasilpun  tidak maksimal, kalau berhenti menanam padi, kita hanya punya keahlian di situ, kita asli warga sini pak,” katanya.

Diuangkapkannya, sepengetahuannya kalau di desa itu memang  ada Kelompok Tani (Koptan), tapi untuk bantuan itu belum ada mereka terima, bahkan ada Hand Traktor milik Koptan itu pun harus disewa sekitar Rp 100 ribu perharinya.

“ Meskipun kita gak bisa mendapatkan hasil panen yang bagus, tapi inilah kepandaikan kita dan kita dengan bertani” tukasnya.

Dijelaskannya untuk di desanya kalau lahan perswahan masih ada sekitar 100 hektar, tapi rata-rata sudah ada lahan persawahan itu sudah dijual ke PT atau orang China. “ Namun karena yang punya belum menggunakannnya jadi bisa kita ditanami padi, untuk kebutuhan hidup,” ucapnya.

“Kami petani sawah juga harus diperdulikan maunya, karena kalau nanti semua petani sawah berhenti menanam padi lalu mereka yang berpangkat-pangkat itu makan apa,” tuturnya.

Kejadian yang sama, juga dialami Warga Bantarpanjang, Anwar (50), mengaku kalau mau memupuk padi sawahnya harus membeli ke toko, apalagi ini harga obat-obatan pertanian lagi mahal.

“ Dengar diberita ada pupuk subsidi, karena pemerintah pusat lagi gencar-gencar untuk ketahanan pangan,  tapi ya mau gimana dibilang, kita sampai saat ini belum ada mendapat,” pungkasnya.

Ketika hal ini dicoba untuk konfirmasi kepada Dinas Pertanian, Perternakan Dan Ketahanan Pangan(DPPKP) Kabupaten Tangerang, namn sayangnya,  belum ada  pihak yang berkompeten untuk memberikan jawaban terkait tidak ada di kantor mereka.  (Ok)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed