by

KADER SAYANGKAN KEMUNCULAN SPANDUK “ANTI HMI”

anti

TANGERANG, detikperistiwa.com––-Pengurus Himpunan Mahasiwa (HMI) Komisariat Tigaraksa bekerja sama dengan Kemasospol Universitas Pramitha Indonesia UNPRI Tangerang, Jumat, (23/12)  mengadakan diskusi publik dengan tema “Membangun  Demokrasi Tanpa Korupsi”

Kegiatan itu, dihadiri beberapa mahasiswa dari kampus di Kabupaten Tangerang dalam diskusi tersebut HMI dan Kemasospol UNPRI mengkampanyekan budaya anti korupsi, khususnya dilingkungan pemuda, namun sayangnya diskusi tersebut dicoreng dengan adanya spanduk yang bertuliskan Anti HMI.

Menanggapi hal tersebut ketua panitia menyayangkan adanya penolakan terhadap HMI.

Menurut salah satu kader Sanusi menyayangkan adanya spanduk itu.  “Tentu kami sangat menyayangkan adanya spanduk tersebut, namun sebenarnya tidak menggangu acara diskusi yang berjalan dengan baik, karena pada waktu pagi spanduk tersebut tidak ada,” sebutnya.

“Spanduk itu muncul ketika kami sudah selesai acara, kita meyakini kinerja kenaiban   itu tidak selalu dianggap baik dan kami mendoakan siapapun oknum tersebut mungkin mereka sedang khilaf dan semoga mendapatkan hidayah,” terangnya

Lanjutnya,  HMI merupakan organisasi yang merepresentasikan mahasiswa Islam di Indonesia.  “Kami tidak terlalu menganggapnya dari pada kami ribut sesama anak bangsa lebih baik kami fokus untuk melakuakan kebaikan, karena Islam juga mengajarkan kita untuk santun,” terangnya.
Sikap dewasa yang ditunjukan Sanusi tentu mencerminkan HMI yang santun dan berkomitmen dalam membangun bangsa.

Masih di tempat yang sama, Sekum HMI Tigaraksa Ikbal dan juga mahasiswa UNPRI meyakini  spanduk tersebut bukan sebuah penolakan dari pihak kampus pasalnya kegiatan tersebut telah mendapatkan izin dari pihak kampus seperti yang telah diungkapkan

“Kami mengadakan diskusi itu dengan tujuan untuk membudayakan sifat anti korupsi khususnya di kalangan mahasiswa UNPRI, kami sama sekali tidak merasa terganggu dengan adanya spanduk tersebut,  karena pihak kampus tidak mungkin melakukan itu apalagi acara ini sangat positif bagi kita, itu hanya oknum saja yang kurang menyukai kehadiran HMI, karena di UNPRI pun kami tidak pernah diajarkan tindakan seperti itu dan peserta diskusi pun banyak yang simpatik terhadap HMI karena HMI tidak seperti apa yang para oknum itu pikirkan apalagi sampai adanya penolakan,” tandasnya.

hmiok
Ketua Umum Komisariat Tigaraksa, Marno, mengucapkan terima kasih kepada pihak Kampus dan Pengurus Kemasospol  UNPRI, karena melalui terselenggaranya diskusi tersebut pihaknya dapat bersilaturahmi dengan  Mahasiswa UNPRI.
“Alhamdulillah, kami ucapakan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mensukseskan kegiatan diskusi ini, teruma kepada Pihak Kampus  UNPRI. Kami  bersyukur melalui diskusi ini kita dapat bersilaturahmi dan terus bersinergi untuk kebaikan kita bersama ke depannya,” urainya.

“Insiden seperti ini tentu sangat mecedrai kita dalam berbangsa dan bernegara, namun sikap dewasa yang dilakukan HMI Tigaraksa merupakan cerminan mahasiswa yang santun di Indonesia,” pungkasnya. (OK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed