by

POLISI DIMINTA USUT KASUS MENINGGALNYA KAMARIAH DI ICU RSUD LANGSA

spanduk

LANGSA ACEH, detikperistiwa.com-Praktisi hukum meminta pihak Jajaran Polres Kota Langsa segera mengusut tuntas dugaan kasus meninggalnya Kamariah (13)  Warga Dusun Sejahtera  Desa Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama di ruang Intensive Care Unit  (ICU)   Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa.

Peristiwa itu diduga kelalaian atau mal praktek dr R,  Pekan lalu. “Kita minta pihak penegak hukum untuk segera menelusuri kasus ini, karena kasus meninggalnya warga Meurandeh ini, kita menduga  akibat kelalaian dokter yang menangani korban,” demikian di tegaskan Praktisi Hukum, Razali amin,SH, Mkn kepada detikperistiwa.com di Langsa Sabtu (24/12)

“Pihak Polres Langsa harus cepat mengusut kasus ini apabila benar dugaan terjadinya mal praktek  dalam penanganan pasien atas mana Kamariah pihak penyidik harus segera melakukan tindakan terhadap oknum dokter R itu,”  ujarnya.
Ia mensyinyalir, di Aceh sudah sangat banyak terjadi mal praktek  dari oknum dokter dan tenaga kesehatan. “Kalau pihak penyidik terus mendiamkan kasus ini berartinya ada orang yang kebal hukum di negeri ini,” ujarnya.

“Kita minta kepada keluarga korban terhadap dugaan mal praktek agar segera melaporkan ke polisi jika belum melaporkan segera lapor, ya mudah-mudahan, sudah dilaporkan agar polisi juga bisa bergerak cepat,” ujar pengacara muda ini.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya , kamariah dikabarkan meninggal tidak wajar di ruang ICU RSUD Langsa akibat dipaksakan menggunakan menggunakan (NGT) oleh dokter R sehingga korban meninggal dunia pada tanggal 17-12-2016 di ruang ICU RSUD LANGS.

Padahal sebelumnya keluarga koban menendatangani surat pernyataan  agar jangan dipasang NTG lagi. Tapi Dr R memaksa menggunakannya sehingga korban menembus napas terakhir yang tidak wajar.
Sementara itu Dr Reni SPA di dampingi Kabag humas RSUD Langsa Dr Helmiza kepad wartawan detikperistiwa.com Jumat sore (23/12) di RSUD Langs amengatakan memang benar Kamariah (13) meninggal dunia pada tanggal17-12-2016 di ruang ICU  aKibat penyakitnya sangat kronis sekali, pasen tersebut sakit meningitis dan Tipes kronis,” ujar Reni kalau itu

Menurutnya tidak ada pemaksaan penggunaan NGT terhadap pasien atas nama Kamariah yang sudah dirawat dua hari di RSUD Langsa. “Tidak ada sama sekali kita paksa pasien untuk menggunakan alat pemasukan makanan kerena kondisi paen semakin melemah di ruang ICU. ( H A MUTHALLIB).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed