by

TEMPAT PORTITUSI DI JAYANTI SEPERTINYA BEROPERASI BEBAS

psk

TANGERANG detikperistiwa.com––-Komitmen Bupati Tangerang A Zaki Iskandar untuk menjadikan kabupaten  ini, menjadi daerah religius, sudah berbagai konsep dan kegiatan dilaksanakan, namun anehnya di Wilayah Lubuk Bandung, Kecamatan Jayanti tempat esek-esek sepertinya bebas.

 

Ketika awak media mendatangi tempat tersebut, Minggu (25/12), lantas didatangi laki-laki kemungkinan keamanan di tempat tersebut dan ditanyai mau ngapain, lantas awak media itu menjawab “ Ya cuma cari hiburan saja,”.

 

Lantas pemuda, mungkin udah faham dan langsung  menawarkan ada,  di sini ada yang tarifnya Rp 100 ribu, Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu. “ Kalau siang mas bisa santai sedikit,  bisa ngobrol-ngobrol duluan, mami gak marah itu,” sebut pemuda itu.

 

Tapi kalau malam hari hari, lanjut pemuda tersebut, maminya bisa marah kalau lama-lama. “ Satu jam aja sama ceweknya itu, maminya sudah mendatangi kamar, karena kalau malam hari tamu banyak,” ujarnya.

 

Sambungnya lagi, kalau siang hari, ceweknya paling ada di sini yang mangkal di sini, 4 orang, kalau malam puluhan dan bisa memilih. “ Ya gak apa-apa semua orangkan butuhkan,” ujar pemuda tersebut.

 

Tiba-tiba terlihat cewek seksi keluar dari rumah yang terbuat dari kayu di pinggir kali yang ada di wilayah Lubuk Bandung tersebut.

 

Namun badan dan kakinya terlihat sudah berato “ Ah, itu mas, namanya Adel, bisa mas hanya Rp 100 ribu, mau,  biar dipanggilin mas,”  ajak pemuda tersebut, namun awak media saat hanya senyam-senyum saja.

 

Salah satu  di antara awak media itu pun menjawab,  cuma surve doank, “ Ntar malam kalau ada yang cocok, baru main lagi kemari,” tuturnya.

 

Namun saat  ditanya kok bisa bebas seperti itu, pemuda itu menerangkan kalau tempat tersebut sudah lama beroperasi. “ Oh ini mah udah lama mas, dulu ada lagi tempat karokenya di sini, ya nama juga orang butuh, kan kasihan yang duda tak ada tempat menyalurkannya,” cetus pemuda tersebut sambil tersenyum sipu.

 

Saat hendak mau memesan kopi, ternyata banyak cewek-cewek seksi di dalam  bangunan rumah tersebut, maminyapun terdengar memanggil dengan keras  “ Hoe ada tamu,”. Kemudian jawab dari balik kamar “Iya buk bentar”

“Mana tamunya, berapa orang,”  sahut suara perempuan yang lain dari dalam rumah itu.

 

Ketika dicoba mengintip lewat jendela, ternyata dalam kamar bangunan itu banyak cewek-cewek hampir setengah bugil. Namun sayangnya,  kerana kondisi sudah mulai sore, niat untuk memesan kopi dan cewekpun urung dan meninggalkan tempat tersebut dan memberi janji akan datang malam hari. (dra)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed