Jual Bebek Online, Tiga Pelaku Diciduk Sat Reskrim Polres Pangkep

Pangkep — Satuan Reserse kriminal Polres Pangkep menangkap jaringan pelaku penipuan online, para pelaku menawarkan penjualan unggas jenis Bebek fiktif, sehingga merugikan korban Rp 121.000.000 Juta.

“Pelaku yang diamankan ada tiga orang, salah satu di antaranya seorang perempuan asal Kabupaten Sidrap,” ujar Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Niko Ericson h

Tiga pelaku yang diamankan yakni Inisial, R (46), alamat Kamp Kampale Desa Mari-mari Kecamatan Sa’bang Kabupaten Luwu Utara yang ditangkap rumahnya di Jalan Trans Sulawesi Sulteng, U (36), alamat Jalan Kalibaru Kelutahan Kalibaru Kecamatan Cilincing Kota Jakarta Timur ditangkap di Jakarta dan J (28), alamat Kamp Kampale, Kampale, Duapitue Sidrap ditangkap di Sidrap pada 7 Februari 2019.

Kasat Reskrim menerangkan, ketiganya ditangkap atas laporan korban Arham pada 28 Nopember 2018 lalu.

Arham mengalami kerugian sebesar Rp 121.000.000 Juta, setelah memesan Bebek sebanyak 2.400 ekor (40.000 / ekor ) pada situs Blogger milik pelaku.

Setelah sepakat, pelaku R meminta kepada korban untuk mentransfer Rp 5.000.000, sebagai tanda jadi di Bank BNI atas nama Deny Nurwanto yang dipegang oleh Per. J di Sidrap.

Beberapa hari berselang pelaku R meminta korban untuk transfer lagi Rp 50.000.000, sebagai pembayaran 50% dari harga keseluruhan ke Bank BRI atas nama Maman yang dipegang oleh U di Kota Bekasi.

Lalu korban meminta lagi kepada korban untuk melunasi agar barang tersebut bisa dikirim melalui rekening BRI atas nama Gombang yang dipegang oleh U, karena lama menunggu bebek pesanan tidak datang-datang, akhirnya korban melaporkan ke Polres Pangkep.

Kasat Reskrim menjelaskan ketiga pelaku tersebut mempunyai peran masing-masing, R sebagai pemilik Blogger yang memasang nomor teleponnya, apabila ada yang berminat dan yang menghubungi korban, U sebagai penerima uang transferan bersama J

Adapun modus dari para pelaku yakni menggunakan rekening milik orang lain dengan cara menyuruh membuka rekening dengan imbalan Rp. 500.000, sampai dengan Rp. 1.000.000.

Kemudian rekening dan ATM diambil dipegang oleh para pelaku begitu juga dengan registrasi nomor telepon menggunakan KTP milik orang lain.

Dari para tersangka diamankan barang bukti berupa Uang tunai Rp7.000.000,- milik R, 4 kartu ATM Bank BRI, 2 Kartu ATM Bank BTN, 2 Kartu ATM BNI, 3 Kartu ATM Bank Mandiri, 1 Handphone merk Samsung milik R, 1 Handphone merk Oppo A3s Warna merah Hitam milik J, 1 Handphone merk Iphone milik U, 3 buku tabungan BRI dan 2 Buku Tabungan BNI.

Para pelaku dijerat dengan pasal 28 ayat (1) UU No. 11 tahun 2008 tentang ITE dan pasal 372 KUHP Pidana Jo pasal 55,56 KUHP Pidana. dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda maksimal 1 Milyar.

“Tindak Pidana penipuan Online merupakan atensi Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga,” S IK, MH, tutup Kasat Reskrim

(pr)

No Response

Leave a reply "Jual Bebek Online, Tiga Pelaku Diciduk Sat Reskrim Polres Pangkep"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.