KORWIL GMKI SUMUT-NAD KUTUK PEMUKULAN MAHASISWA BALIKPAPAN

MEDAN-Koordinator Wilayah Pengurus Pusat GMKI Sumatera Utara periode 2018-2020, mengecam tindakan represif Kepolisian dalam mengamankan demonstrasi mahasiswa dalam memperingati HUT Balikpapan yang ke 122 tahun.

Koodinator Wilayah GMKI Sumut, Gito M Pardede, ketika diwawancarai di Sekretariat GMKI Medan, Senin (11/2/2019) mengutuk tindakan arogansi dan kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian kepada kelompok mahasiswa yang melakukan unjukrasa.

Menurutnya pihak kepolisian gagal merespon sikap mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dengan cara yang aman

Massa aksi berkumpul di musterpoint sekitar pukul 10.00 wita, setelah massa aksi terkumpul, aksi ini, kemudian dibuka korlap dan humas aksi di Pertigaan plaza balikpapan sekitar pukul 11.00 wita kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju titik aksi di Depan Kantor DPRD Kota Balikpapan.

Setibanya di titik aksi sekitar pukul 11.30 Wita korlap dan massa aksi mulai berorasi, kemudian aksi terpaksa dihentikan sementara karena, waktu sholat dzuhur telah tiba, tepat pukul 12.30 Wita, massa aksi kemudian melanjutkan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Balikpapan.

Namun karena, Ketua DPRD Kota Balikpapan yang tidak kunjung menemui massa aksi sekitar pukul 13.30 Wita

Massa aksi terpaksa memblokade jalan dan berorasi di tengah jalan, kemudian pihak aparat Kepolisian membubarkan massa aksi dengan memukul beberapa massa aksi secara diam-diam sembari terjadi saling dorong antar massa aksi dan pihak aparat keamanan.

Sekitar 16.00 wita sebagian masa aksi melaksanakan sholat ashar dan meninggalkan barisan massa, inilah awal mula dari bentrokan brutal yang terjadi antara massa aksi dan aparat kepolisian yang diduga diprovokatori oknum Direktur Polda Kaltim yang mulai memaki serta menendang massa aksi yang duduk secara tertip ditengah jalan, dari peristiwa bentrokan ini beberapa massa aksi terluka.

“Sangat disayangkan hal seperti ini terjadi kembali, Kami GMKI yang ada di sumut mengutuk aksi Represif yang dilakukan kepolisian kepada kawan kawan mahasiswa di Balikpapan, ini arogansi aparat. harusnya pihak kepolisian mengedepankan sikap humanis dalam mengawal aksi unjukrasa yang secara sah diizinkan oleh Undang-Undang itu, kita akan turunkan seluruh kader GMKI Sumut untuk aksi di Polda Sumut dan polres di daerah secara serentak sebagai bentuk protes kami terhadap tindakan kepolisian,” tutur Gito.

Bersama dengan ini Gito meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Tito Karnavian untuk mencopot Kapolres Balikpapan. Menurut gito Polisi tak mampu menjaga hak hak bersuara mahasiswa di Balikpapan.

Bentrokan aksi mahasiswa memperingati HUT Balikpapan ke 122 menyoroti penanganan kasus korupsi dan penanganan banjir di Balikpapan. Puluhan mahasiswa luka-luka diduga akibat aksi represif dari pihak kepolisian.

(PR)

No Response

Leave a reply "KORWIL GMKI SUMUT-NAD KUTUK PEMUKULAN MAHASISWA BALIKPAPAN"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.