by

WABUP PALAS, KASEK HARUS MAMPU MOBILISASI SDM SEKOLAH

ahmad-za

PALAS detikperistiwa.com-Kepala Sekolah (Kasek) dituntut harus memobilisasi sumber daya manusia dan sumber daya sekolah, baik dalam hal perencanaan, evaluasi program, pengembangan kurikulum, pembelajaran, penegelolaan ketenaga kerjaan, sarana dan sumber belajar, keuangan, pelayanan siswa, hubungan dengan masyarakat dan menciptakan iklim sekolah yang kondusif.

“Oleh karenanya, kepada seluruh peserta rakor dan evaluasi kasek tingkat PAUD/TK/SD/SMP/SMA dan SMK, buatlah dialog yang konstruktif agar semua pengetahuan yang dibutuhkan dapat diserap semua peserta,” sebut Wakil Bupati (Wabup Palas) Ahmad Zarnawi Pasaribu, saat membuka Rakor dan Evaluasi Kinerja Kasek se-Palas, di gedung nasional Sibuhuan, Rabu (28/12).

Diakui Wabup Palas, kegiatan rakor ini sesuai dengan visi misi Kabupaten Palas, yaitu terwujudnya masyarakat Palas yang beriman, cerdas, sehat, sejahtera dan berbudaya (Bercahaya), yang didukung dengan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pada bab 2 pasal 3 menetapkan, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,” terang Zarnawi.

Disebutkannya di hadapan ratusan kasek, para kasek dituntut mempunyai kemampuan manajemen dan kepemimpinan yang memadai, agar mampu mengambil inisiatif dan prakarsa untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah

“Proses pembelajaran yang tidak bermutu, kering inovasi dan kreatifitas, jauh dari nuansa kompetisi internal sekolah dan rendahnya kinerja guru di Kabupaten Palas, diduga karena kurang tepatnya gaya kepemimpinan kasek dalam menjalankan tugas kepemimpinannya,” pungkas Zarnawi.

Sementara itu, Plt. Kepala Disdik Palas, Abdul Rahim Hasibuan mengatakan, rakor dan evaluasi penilaian kinerja kasek ini, diikuti sebanyak 427 kasek se-Palas, terdiri dari sekolah tingjat TK/PAUD ada 180 orang, SD 180 orang, SMP 37 orang, SMA 9 orang dan SMK sebanyak 25 orang.

“Follow up dari kegiatan ini adalah tercapainya secara maksimal maksud dan tujuan ini secara totalitas dan diterapkan para kasek di sekolahnya masing-masing. Kepada para pengawas sekolah, kami minta dapat melakukan tupoksinya dengan baik dan semestinya,” harapnya.

Setidaknya ada tujuh tujuan yang akan dicapai lewat kegiatan ini, diantaranya, mengevaluasi pelaksanaan, prosedur dan hasil kinerja kasek satu tahun. Memperoleh informasi akurat tentang pelaksanaan tupoksi kasek. Menghimpun informasi berkenaan dengan permasalahan yang dihadapi kasek, untuk identifikasi masalah.

“Kemudian, mendorong dan menggairahkan kinerja kasek, sebagai upaya meningkatkan mutu pengelolaan dan layanan untuk memastikan proses pembelajaran berlangsung secara kondusif dan bermutu.

Juga, memastikan kepada peserta, bahwa sekolah yang tidak berkinerja baik, proses pembelajaran tidak bermutu, kering inovasi dan kreatifitas, jauh dari nuansa kompetisi internal dan eksternal, akan segera ditinggalkan stakeholder dan masyarakat,” pungkas Rahim. (Maulana Syafii)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed